Jombang Lacakjejak.id – Plt Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar)Hartono mengambil keputusan bahwa acara Ken Duren Durian 2026 ditiadakan karena kondisi panen durian tahun ini.tidak maksimal
Kebijakan ini diambil setelah melalui pertimbangan matang terkait kondisi panen durian tahun ini bisa dikatakan gagal panen karena cuaca kemarau basah, atau curah hujan tinggi
Keputusan tersebut diumumkan dalam pertemuan yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Wonosalam, Selasa (18/02) siang
Hadir dalam kesempatan tersebut Camat Wonosalam Yudha Asmara bersama jajaran Forkopimcam, serta seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Wonosalam.
Menurut Hartono,” Dengan berat hati acara rutin Ken Duren Durian tahun 2026 di tiadakan ini karena cuaca yang tidak menentu di tahun 2025 kemarin sehingga berdampak langsung pada produktivitas dan kualitas buah durian di Wonosalam antara lain keterbatasan jumlah hasil panen serta standar mutu yang dinilai belum mencapai kualitas terbaik menjadi alasan utama dibalik keputusan tersebut
Lebih lanjut dikatakan bahwa menjaga marwah durian Wonosalam jauh lebih penting daripada sekadar perayaan,Kami hanya akan menyuguhkan yang terbaik, atau tidak sama sekali demi menjaga kepercayaan para pengunjung event akbar tahunan ini,
Dirinya menegaskan, langkah ini bukan bentuk kemunduran, melainkan strategi jangka panjang untuk menjaga reputasi durian wonosalam yang telah dikenal memiliki kualitas unggul.
“Pemerintah Kabupaten Jombang memilih untuk tidak memaksakan perayaan di tengah masa pemulihan pohon durian, demi keberlanjutan ekosistem pertanian dan kesejahteraan petani
“Meski gunungan durian tidak akan digelar tahun ini, semangat masyarakat Wonosalam disebut tetap terjaga. Peniadaan Ken Duren Durian 2026 justru dimaknai sebagai momentum bagi alam untuk“bernapas”dan memulihkan diri agar musim panen berikutnya lebih optimal,
“Saya mengajak masyarakat untuk tetap optimis dan mendoakan agar cuaca kembali bersahabat, para petani diberikan kekuatan serta kesabaran, dan bumi Wonosalam kembali pulih dengan limpahan berkah-Nya,” ucap Hartono.
Hartono berharap, dengan jeda satu tahun ini, Ken Duren Durian Wonosalam dapat kembali digelar dengan kemeriahan yang lebih megah dan kualitas durian yang lebih istimewa pada musim panen mendatang.
“Langkah ini adalah investasi untuk masa depan. Kita tidak menyerah pada keadaan, tetapi sedang bersiap menyambut panen yang jauh lebih baik. Wonosalam akan selalu menjadi rumah yang dirindukan untuk dikunjungi masyarakat secara luas,” Jelasnya (Jit)













