Jombang Lacakjejak.id-Dengan modal kebersamaan serta kekompakan agenda rutin bersih desa dan peringati tahun baru 1 Muharram 1448 H atau orang jawa menyebut 1 Suro bisa terlaksana dengan baik mulai dari perencanaan, persiapan hingga pelaksanaan
Hal demikian bukan hanya sekadar pelaksanaan tahun ini saja namun begitu pada tahun tahun sebelumnya masyarakat mempunyai motto “Guyub rukun mbangun deso Ngampungan ” yang diawali dari kalangan bawah atau masyarakat kecil di tingkat RT/RW.
Menurut beberapa warga yang berhasil dikonfirmasi pada Rabu (4/6) menyampaikan, ” Kegiatan yang dilaksanakan beberapa tahun ini menjadikan masyarakat menjadi lebih kompak dan memunculkan swadaya murni dari lingkungan sehingga tidak menggantungkan dari anggaran subsidi desa, intinya swadaya mandiri namun tetap mohon doa restu dari semua pihak, ” Ucapnya.
Disisi lain Kepala Desa Ngampungan Rohan bersama panitia bersih desa Ngampungan tahun 2026 menyampaikan,”Agenda direncanakan dimulai pada hari Selasa 16 juni 2026 yakni diawali dengan Kerja bakti dan kirim doa Sumber ubalan kemudian Rabu 17 juni Kirim doa ke punden , Makam mbah sampurno-Makam mbah Longgor, – makam mbah wonojati- – Makam mbah Proyo,
” Perlu diketahui di hari yang sama tepat Jam 19.00 wib seluruh warga Desa Ngampungan kumpul di Balai Desa (Barikan dan doa bersama) dan hari Jumat 26 juni cek sound di lingkungan masing-masing dilanjutkan pada hari Sabtu 27 Juni 2026 pukul 13.00 Wib sampai selesai Pawai budaya Ngampungan culture fest#26
“Sebagai acara puncaknya pada hari Rabu 1 juli 2026 Pameran potensi desa yakni Pangeran wayang kulit semalam suntuk Ki Dalang H.Wasis Asmoro yang di dalamnya adalah Pembukaan kunci sumber Pandansili di wisata Pandansili, mohon doa restu dan dukungan dari semua pihak agar pelaksanaan berjalan lancar,” Pungkasnya. (Jit)













