Jombang Lacakjejak.id – Tiga oknum ngaku wartawan media online di Jombang, Jawa Timur terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Satreskrim Polres Jombang, Rabu (15/11)
Dari beberapa keterangan dan data yang sudah dihimpun wartawan Lacakjejak.id, OTT tersebut terkait dugaan pemerasan yang dilakukan oleh tiga oknum yang berkedok wartawan di Desa Mejoyolosari, Kecamatan Gudo.
Oknum wartawan tersebut adalah GP, AP dan NN ketiganya warga Kabupaten Jombang
Menurut narasumber beberapa Kepala Desa, yang berhasil ditemui,menyatakan bahwa oknum yang mengaku wartawan online tersebut kerap membuat resah para Kepala Desa di Kabupaten Jombang,dengan cara menyodorkan rilisaan yang cenderung opini kemudian ditawarkan pada Kades yang dituju dengan menganti uang agar tidak diunggah pada link berita ketika tidak dikasih uang dirinya mengancam akan diberitakan.
“ Kelakuhannya sering seperti itu dan banyak Kades yang resah karena ulahnya,” ucap beberapa Kepala Desa yang berhasil dikonfirmasi, Rabu (15/11/2023).
Sementara Kepala Desa Mejoyolosari Supaat saat dikonfirmasi membenarkan OTT tersebut, dikatakannya ,” Iya mas, siang tadi (Pon kelewat batas pak, awak dewe butuh dulur mboten sok ngladrah pak Jawa red)
Dia sudah kelewat batas pak, kita ini butuh saudara bukan sok bikin bingung atau melebihi batas kewenangan,” ujar Supaat
“Yang tahu persis tadi Sekdes saya, tanyakan langsung ke Polres saja mas,” sambung dia.
Dari hasil pantauan , sampai saat ini, ketiga oknum wartawan tersebut sedang menjalani pemeriksaan di Mapolres Jombang.
Hingga berita ini di unggah belum ada keterangan dan rilis dari Polres Jombang terkait keberhasilan pihak kepolisian saat operasi tangkap tangan tersebut.(Jit)













