Jombang Lacakjejak.id – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat telah memulai kembali proyek rekonstruksi Jalan KH Romli Tamim, Rejoso, Peterongan Jombang.
Proyek yang didanai oleh APBD 2023 dengan anggaran sekitar Rp.3,6 miliar. Lelang proyek dimenangkan oleh PT Tuwuh Handayani dengan nilai Rp.2,8 miliar, rencananya, Jalan KH Romli Tamim akan direkonstruksi menggunakan konstruksi beton (Rigid Pavement) dengan panjang sekitar 300 meter dan lebar 5 meter.
Pada pekan ketiga bulan Oktober 2023, pekerjaan fokus pada perbaikan saluran di kedua sisi jalan. Box culvert dan U-ditch dipasang di masing-masing sisi jalan, proyek ini dimulai dari simpang tiga Fly Over Peterongan ke arah selatan hingga tikungan di titik turunan perlintasan kereta api ke arah Ponpes Darul Ulum Rejoso Peterongan. Pekerjaan tersebut melibatkan penggalian tanah di sisi jalan dan pemasangan box culvert serta U-ditch di saluran drainase.
Kepala Dinas PUPR Jombang, Bayu Pancoroadi, menjelaskan” Penanganan saluran air menjadi prioritas awal proyek ini, hal ini disebabkan oleh seringnya banjir yang terjadi di Jalan KH Romli Tamim saat musim hujan, ini disebabkan oleh kondisi saluran yang dangkal dan adanya sedimentasi. Oleh karena itu, pekerjaan dimulai dengan penggalian dan pemasangan box culvert serta U-Ditch,
“Proyek rekonstruksi jalan ini dijadwalkan berlangsung selama 120 hari kalender, dimulai pada 21 Agustus hingga 18 Desember 2023,
” Selama ini, progres pekerjaan sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan, dengan fokus pada pekerjaan saluran drainase. Terdapat beberapa perubahan desain yang disesuaikan dengan kondisi lapangan dan masukan dari masyarakat saat sosialisasi dengan warga sekitar,
” Pekerjaan rigid beton rencananya akan dimulai pada awal November 2023. Tujuannya adalah agar pengecoran jalan dapat berlangsung sesuai jadwal dan selesai tepat waktu pada awal November,” Tuturnya. (Jit)













