Jombang Lacakjejak.id – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang Gandeng Muspika Wonosalam dan Pemerintah Desa Sumberejo penghijauan bersama dengan menannam bibit Sengon dan Jabon sebanyak 47.080 pohon.
Penanaman tersebut ialah tugas pokok tahunan yang dilakukan oleh Perhutani di miusim tanam, pada musim hujan sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kelestarian hutan.
Berlokasi di petak 58A-1 RPH (Resort Pemangkuan Hutan) Lebak Jabung, BKPH (Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan) Jabung, secara administratif masuk Desa Sumberejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Rabu (17/12).
Penanaman tersebut dipimpin langsung oleh Administratur KPH Jombang beserta Menegemet KPH Jombang, diikuti seluruh jajaran BKPH Jabung, Forkopimcam Wonosalam, (IIK) Ikatan Istri Karyawan Perhutani BKPH Jabung, Kepala Desa Sumberjo, Kepala Desa Lebak Jabung, dan LMDH Andika Wana Lestari.
Administratur Perhutani KPH Jombang, Enny Handhayany Y.S, menyampaikan Apresiasinya terhadap peran serta berbagai pihak di berbagai gerakan aksi nyata dalam mewujudkan kelestarian hutan dan lingkungan.bagaimana agar bibit tanaman yang sudah ditanam dapat tumbuh sampai besar, karena keperdulain dan pengawasan bersama.
“Sinergi dan kolaborasi terus dilakukan, agar tugas pokok Perhutani dalam menjaga kelestarian hutan Negara dapat berjalan dengan semestinya, sesuai harapan semua pihak, “Bagaimana kelestarian hutan tetap terwujud, disamping itu juga bagaimana agar dapat berjalanya kegiatan sosial pertanian masyarakat di lahan hutan, serta bagaimana menanamkan kesadaran agar para pesanggem juga ikut perduli tanaman kehutanan yang sudah ditanam hingga tumbuh besar,”ungkapnya
Dirinya menambahkan, dengan kelestariaan hutan yang terjaga, pastinya akan sangat memberikan beragam manfaat, mendukung berjalanya di segala aspek, yaitu ekologi, ekosistim dan sosial.
Hutan ialah pondasi utama untuk keberlangsungan seluruh mahkluk hidup, mari kita jaga dan rawat apa yang sudah ditanam, agar terjaganya kelestarian hutan sebagai harapan keinginan kita bersama, “jika hutan terjaga, keseimbangan alam terjaga, pastinya kita akan terhindar dari berbagai bencana dan wabah penyakit”. terang Enny.
Kepala Desa Sumberjo Ismiatun menyampaikan, ” Kami secara pribadi dan Pemerintah Desa mengucapkan terimakasih atas terjalinnya kemitraan dengan masyarakat yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) sehingga masing-masing pihak sama-sama mendapatkan keuntungan,
Bagi petani untung bisa bercocok tanam dengan cara tumpangsari bagi Perhutani tanaman tegakkan bisa terjaga kelestariannya, termasuk menjaga tanah dari erosi dan longsor dan dengan adanya penanaman pohon bibit sengon di selinggi jabon kali ini semoga bisa memberikan manfaat bagi semua, ” Ungkap Kepala Desa Sumberjo. (Jit)













