Nganjuk Lacakjejak.id – Perhuutani (Kesatuan Pemangkuan Hutan) KPH Jombang bersama Dandim 0810/Nganjuk, gelar Rakor (Rapat Koordinasi) tindak lanjut kunjungan Dandim 0810 ke KPH jombang terkait rencana pengembangan Agroforestri tebu dalam perkuat swasembada gula nasional.
Hal demikian dilakukan sesuai dengan instruksi Presiden,dan tentunya Perhutani siap mendukung kegiatan tersebut, yang pada kesempatan kali ini dilaksanakan di Makodim 0810/Nganjuk, Kamis (14/08)
Hadir dalam Rapat koordinasi ini Makodim 0810/ Nganjuk, Administratur KPH Jombang didampingi, pejabat menejement KPH Jombang, Asper/KBKPH Munung, Ngujung Timur, Ngujung Barat, Krondong , dan hadir juga dari PHW III Jombang,
Kepala Perhutani KPH Jombang, Enny Handhayany Y.S, menyampaikan,” Rakor hari ini dalam rangka percepatan rencana Dandim 0810/Nganjuk, dalam pengembangan agroforestri tebu, di wilayah KPH Jombang, tindak lanjut setelah survey lokasi, di BKPH Munung dan Ngujung Timur secara administratif Kecamatan Lengkong, Nganjuk, surfey lokasi yang dilaksanakan oleh Danramil Lengkong beserta Asper/KBKPH Munung dan Asper/KBKPH Ngujung Timur,
“Pembahasan hari ini meliputi berbagai langkah percepatan, mengenai prosedur dan aturan penggunaan kawasan,yang wajib dilaksanakan Perhutani,
“Intinya kami sangat mendukung apalagi dalam hal program Nasional, untuk kelancaran dan kemudahan, berbagai prasarat yang perlu di penuhi akan kami kawal, seperti apa perjanjian kerjasamanya, tahapan tahapan, permohonan, negosiasi, perhitungan sering dan lain sebagainya, untuk selebihya bisa di musyawarahkan lagi menyesuaikan kondisi lapangan, untuk kerjasama agro tebu ini, berbagai pengolahan budidayanya diserahkan sepenuhnya terhadap pihak ke dua yaitu Kodim 0810 Nganjuk,” Terang Enny Handhayany Y.S
Bersamaan dengan hal tersebut Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T, menyampaikan,” sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto, bagaiman setiap Kabupaten ada batalion membangun swasembada pangan, tentang kemandirian pangan, kantong kantong pangan di tiap tiap Kabupaten,
“Dari hasil surfey lokasi, intinya lokasi manapun walau sulit tak masalah yg penting ada aksesnya, ada airnya. Ungkap Dandim 0810/ Nganjuk.
“Data akan segera kami kirim ke Atasan, hasil survey lokasi yang sudah dilaksanakan Koramil Lengkong beserta Asper/ KBKPH,
Konsep brending kerjasama antara TNI dan Perhutani ini, bertujuan juga untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar, untuk ikut berperan aktif sebagai mata pencaharian mereka,” Pungkasnya. (Yon)













