Upaya Kembangkan Agro Tebu Perhutani Jombang Bersama TNI Bahas Berbagai Kesiapannya 

Jombang Lacakjejak.id – Perhutani (Kesatuan Pemangkuan Hutan) KPH Jombang, perkuat sinergi bersama Dandim 0810 Nganjuk, agendakan pengembangan agroforestri tebu, guna mendukung swasembada gula nasional dan berdayakan masyarakat sekitar di kawasan Perhutanan Sosial di wilayah KPH Jombang.

Secara administratif lokasi tersebut masuk wilayah kabupaten Nganjuk, namun dalam kegiatan kunjungan koordinasi Dandim 0810, dilaksanakan bertempat di Kantor Perhutani KPH Jombang, Senin (04/08)

Dalam kegiatan kunjungan tugas Dandim 0810/Nganjuk tersebut ditemui dan disambut langsung oleh Plt Administratur KPH Jombang beserta Pejabat Menejemen KPH Jombang

Plt Kepala Perhutani Jombang, Enny Handhayany Y.S,menyampaikan, ” Dalam kesempatan ini adalah sebagai agenda tindak lanjut terkait pengembangan agroforestri tebu, dan sebagai wujud sinergitas bersama TNI dan pemangku kepentingan,

“Dalam koordinasi ini, pihaknya sudah menyiapkan lahan tak produktif, seluas kurang lebih 50 hektar, dan secepatnya bisa di cek bersama sama, sekiranya lokasi mana yang bisa di manfaatkan dahulu, supaya dapat menyesuaikan agenda jadwal pengolahan lahan dan tanam, dengan tata waktu tempat mengikuti cuaca musim penghujan,agar panen tebu yang dihasilkan dapat lebih maksimal,” Ungkap KKPH Jombang.Lebih lanjut dikatakan,”Dalam program Perhutanan Sosial, bersama Negara yaitu TNI, untuk pengembangan agroforestri tebu, masyarakat juga dilibatkan, guna meningkatkan perekonomian, pemberdayaan masyarakat, sehingga semua ikut perduli menjaga kelestarian hutan dan lingkungan, “tambah Enny.

Bersamaan dengan hal tersebut Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T, dalam pertemuan menyampaikan,” Ini adalah sebuah tantangan baru bagi kami TNI dalam hal budidaya tanaman tebu, guna mendukung suksesnya program Pemerintah penguatan swasembada gula Nasional agar dapat tercukupi,

“Maka dari itu guna menunjang keberhasilan dan suksesnya agroforestri tebu di lahan Perhutani, pihaknya juga akan melibatkan ahli tebu, pihak pihak dan pemangku kepentingan.

“Dan juga akan memberdayakan masyarakat, guna meningkatkan pendapatan perekonomian mereka, maka agar turut serta berperan aktif dalam kegiatan demi suksesnya agroforestri tebu ini ,” Pesan Dandim 0810/Nganjuk.(Jit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *