Jombang Lacakjejak.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang terus berinovasi dalam mempercepat pelaksanaan pekerjaan konstruksi dengan menerapkan sistem e-Purchasing dan e-Katalog. Sistem ini diterapkan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, yang mengharuskan penggunaan e-Purchasing untuk barang/jasa yang penting secara nasional atau strategis.
Menurut Bayu Pancoroadi melalui telepon selulernya Jum,at (05/07) dikatakan,”Pada tahun 2024, Dinas PUPR Jombang menggunakan e-Purchasing untuk sebagian paket tender konstruksi, ini merupakan tahun pertama penerapannya, ini telah dipersiapkan dengan seksama melalui kajian teknis dan konsultasi dengan pihak terkait,
” Dari 30 paket tender kegiatan konstruksi tahun ini, hanya 13 paket yang menggunakan e-Purchasing,sedangkan Jenis pekerjaan yang sederhana menggunakan e-Katalog, sementara pekerjaan yang kompleks seperti jembatan dan jalan rigid beton tetap menggunakan tender atau lelang,” Jelasnya.
Masih menurut Bayu, ” Pemilihan penyedia jasa konstruksi dilakukan melalui aplikasi SPSE Kabupaten Jombang, dengan membandingkan spesifikasi yang dibutuhkan dengan yang ditawarkan oleh penyedia, Proses ini lebih efisien dibandingkan tender konvensional, bisa menghemat waktu hingga dua bulan menjadi sekitar dua minggu.
“Progres pelaksanaan pekerjaan konstruksi melalui e-Purchasing mencapai 50-75%, lebih efektif dibandingkan dengan metode tender atau lelang. Proses evaluasi dan negosiasi harga dilakukan dengan ketat sesuai dengan peraturan yang berlaku, untuk memastikan kualitas dan kelayakan teknis pekerjaan,
“Secara keseluruhan, Dinas PUPR Jombang mengalami peningkatan efisiensi dan kemajuan dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi melalui implementasi e-Purchasing dan e-Katalog,
“Sistem e-Purchasing ini memang membawa banyak manfaat, termasuk untuk efisiensi waktu dan pengelolaan yang lebih terukur, dan ini kita terapkannya untuk 13 paket perbaikan jalan, Dinas PUPR Jombang dapat mempercepat proses pengadaan dan memastikan penggunaan anggaran yang lebih efisien,” Bayu Pancoroadi memungkasi penjelasannya (Jit)













