Peringati Hari Peternakan dan Kesehatan Hewan ke 190 Disnak Jombang Lakukan Pelayanan Kesehatan Hewan Secara Gratis

Jombang Lacakjejak.id-Dalam rangka ikut serta semarakkan bulan bakti Peternakan dan Kesehatan hewan (26 Agustus s/d 26 September 2026) Dinas Peternakan Kabupaten Jombang terus berupaya dan berkomitmen dalam peningkatan status kesehatan hewan khususnya dalam melayani masyarakat peternak.

Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan hewan yakni pelayanan kesehatan hewan terpadu serentak pada tanggal 31 Agustus 2026 di 5 wilayah Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) yang melibatkan petugas teknis baik itu dokter hewan, paramedik veteriner, dan petugas Inseminasi Buatan (IB) pada Dinas Peternakan Kabupaten Jombang.

Menurut drh. Azis Daryanto, Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Kabupaten Jombang yang turut hadir langsung di salah satu lokasi kegiatan tepatnya Desa Jarak Kecamatan Wonosalam menyampaikan ,“Kegiatan hari ini adalah pelayanan kesehatan hewan terpadu yang meliputi pemeriksaan kesehatan hewan, pengobatan hewan, penyuntikan multivitamin, pemberian obat cacing dan vaksinasi serta pelayanan reproduksi ternak milik masyarakat tanpa dipungut biaya”.Lebih lanjut disampaikan,” kegiatan tersebut juga sekaligus menandai dimulainya kembali vaksinasi PMK semester II tahun 2026.

Saat ditanya Lacakjejak.id terkait jumlah dosis yang disalurkan dan target ke peternak Azis menjelaskan,” Ada sebanyak 28.000 dosis vaksin dari APBN yang dialokasikan pada ternak di Kabupaten Jombang dan kami targetkan 2 bulan ke depan dapat diselesaikan melalui 12 Tim Vaksinator yang telah dibentuk,” Jelasnya.

Secara terpisah Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Jombang melalui akun WhatsApp Muhammad Saleh memaparkan,”Melalui peringatan hari Peternakan dan Kesehatan hewan yang ke-190 ini diharapkan dapat menjadi momentum yang tepat untuk menginspirasi serta menguatkan peran sektor peternakan dan kesehatan hewan dalam mewujudkan ketahanan pangan protein hewani juga kesejahteraan peternak,“Kita dorong para petani ternak selalu berkonsultasi dengan petugas dilapangan yakni mantri hewan agar ternaknya sehat dan produktif sehingga usaha peternakan di Kabupaten Jombang semakin maju dan berkelanjutan” ujarnya.

Masih dari Kepala Dinas,”Terwujudnya status kesehatan hewan yang optimal merupakan bagian yang tak terpisahkan dari keberhasilan program pembangunan sektor peternakan, dengan terus berkomitmen dalam hal pencegahan, pengendalian dan pemberantasan penyakit hewan,

“Hasil Pelayanan kesehatan hewan terpadu secara serentak hari ini dilaporkan terlayani sejumlah 708 ekor ternak sapi dengan rincian : Puskeswan Ngoro di desa Jarak Kecamatan Wonosalam sejumlah 210 ekor, Puskeswan Diwek di desa Puton Kecamatan Diwek sejumlah 100 ekor, Puskeswan Mojoagung di Desa Murukan Kecamatan Mojoagung sejumlah 150 ekor, Puskeswan Jombang di Desa Turipinggir Kecamatan Megaluh sejumlah 98 ekor dan Puskeswan Diwek di Desa Puton Kecamatan Diwek sejumlah 150 ekor,” Pungkasnya. (Jit).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *