PT CJI Ploso Jombang Terima Penghargaan dari Dinas Kehutanan Jatim Karena Pedulinya Terhadap Ekologi Lingkungan

Jombang Lacakjejak.id – PT Cheil Jedang Indonesia (CJI) Ploso senantiasa berkomitmen pada Pemerintah Kabupaten Jombang dalam mendukung program pembangunan di bidang reboisasi guna melakukan pemulihan ekologi lingkungan akhirnya mendapatkan apresiasi dari berbagi pihak, salah satunya adalah penghargaan dari Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, Sabtu (29/12) lalu.

Melalui sambungan selulernya,saat di konfirmasi sejumlah wartawan disampaikan oleh Section Chief External relation PT CJI, Wahyu Aries Setiawan mengakui, PT CJI Jombang menjadi salah satu perusahaan di kota santri yang menerima penghargaan dari Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Jawa Timur.

Wahyu,menyampaikan,”Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Dishut Provinsi Jawa Timur Jumadi didampingi Wiwin Sumrambah Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur.

”Alhamdulillah, penghargaan tersebut diberikan kepada perusahaan yang pada saat ini telah membantu pemulihan ekologi lingkungan dengan memberikan dua ribu lebih bibit penghijauan,’’ ungkapnya.Wahyu menambahkan, dalam kaitan pemberian penghargaan tersebut, PT CJI Ploso Jombang telah menyalurkan bantuan bibit sejumlah 22.715.000 di sepanjang tahun 2024 lalu. Sehingga wajar jika kemudian PT CJI Ploso Jombang menjadi satu-satunya perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) di propinsi Jawa Timur yang meraih pengargaan bergengsi tersebut.

”Kami dari PT Cheil Jedang Indonesia (CJI) Ploso Jombang sangat berkomitmen untuk terus mendukung Dinas Kehutanan Jawa Timur dalam melakukan pemulihan ekosistem di kawasan hutan,

Dalam implementasinya PT CJI Ploso Jombang juga intens memberikan edukasi kepada para siswa sekolah mulai jenjang pendidikan dasar hingga menengah untuk konsisten menjaga kelestarian lingkungan hidup. Tak main-main, bahkan PT CJI Ploso Jombang sudah merajut kerjasama dengan sekolah-sekolah dasar di sekitar lokasi perusahaan untuk memberikan pendidikan lingkungan, utamanya terkait cara membuat kompos, dan pemulihan ekosistem.

“Tentu saja, tujuannya untuk memberikan wawasan dan pengetahuan dasar agar mereka cinta lingkungan, sehingga kedepannya menjadikan tumbuh kesadaran untuk menjaga lingkungan hidup disekitar mereka tinggal atau bersekolah,’’ pungkasnya. (Jit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *