Lakukan Kegiatan WELAS Sembari Peringati Hardiknas Begini Pesan Camat Dan Wartomo Koordinator Kades Kecamatan Wonosalam

Jombang Lacakjejak.id-Pemerintah Kecamatan Wonosalam melaksakan program inovasi dengan sebutan WELAS (Wonosalam Empati Lansia dan Disabilitas)di Desa Sambirejo untuk menyalurkan bantuan kepada 10 siswa yang membutuhkan sembari peringati Hardiknas. Kamis (7/5) pagi.

Giat kemanusiaan melalui Inovasi WELAS ini merupakan bentuk kolaborasi antara Pemerintah Desa dan Kecamatan serta Puskesmas di Wonosalam yang diperuntukkan bagi yang membutuhkan. Tim tidak hanya terpaku pada urusan administrasi kependudukan, namun selama warga tersebut sangat membutuhkan bantuan, maka tim WELAS akan bergerak untuk membantu, mulai dari survei calon penerima hingga sampai realisasinya dengan harapan bantuan tepat sasaran.

Hadir pada kegiatan ini Forkopimcam Wonosalam didampingi pihak Puskesmas Wonosalam, Kepala Desa Sambirejo dan Perwakilan K3S serta Tim WELAS.yang didalamnya ada Wartomo selaku Koordinator Kepala Desa

Program WELAS di Desa Sambirejo kali ini menyasar 10 siswa di SDN .Sambirejo III yang di Nahkodai Pak Kariono sebagai Kepala Sekolah,setelah itu agenda dilanjutkan ke SDN sambirejo I yang mana Naindhi farida sebagai Kepala Sekolah juga ungkapan terimakasihnya.

Keduanya menyampaikan hal yang serupa ,” Kami berterima kasih pada semua pihak baik Forkopimcam, Puskesmas, pihak desa dan para donatur sehingga kegiatan WELAS bisa bermanfaat bagi penerima, semoga welas bisa langgeng, barokah, ” Ungkapny.Beberapa orang tua siswa yang menerima bantuan diantaranya sepatu, secara terpisah saat ditemui wartawan Lacakjejak.id menyampaikan terimakasih yang sangat mendalam atas perhatian yang diberikan. “Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Bu Kepala Desa Bapak Camat Wonosalam dan seluruh Tim WELAS dengan adanya bantuan ini” ungkapnya

Koordinator Kepala Desa Wartomo S.Sos menyampaikan,” Semoga bantuan siswa sudah diberikan bisa bermanfaat bagi siswa itu sendiri dan orang tua murid memang belum semua terkafer, untuk itu secara bertahap semuanya nanti akan di usahakan untuk dapat bantuan ini,” Ucapnya.

Yudha Asmara,saat di konfirmasi Lacakjejak.id sebelum kegiatan dimulai menegaskan,” Sebetulnya bahasa WELAS adalah singkatan (Wonosalam Empati Lansia dan Disabilitas) sementara kegiatannya adalah fokus pada memberikan bantuan pada sesama, yang sumber dananya dari urunan,atau iuran sukarela para donatur, ASN, K3S, TNI, POLRI, atau pengusaha yang dermawan serta masyarakat yang memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama. yang jelas murni mengandalkan semangat kebersamaan yang kebetulan hari ini kita datang ke sekolah dasar yang kebetulan Hari pendidikan nasional, jadi sasaran kita para siswa-siswi.

“Dari dua sekolah tersebut ada 10 siswa yang sementara ini kita bantu untuk selanjutnya semoga bermanfaat bagi semua,” Tambahnya. (Jit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *