Jombang Lacakjejak.id – Program utama yang dipimpin oleh Pj Bupati Jombang bertujuan untuk mengedepankan potensi Wonosalam sebagai daerah penghasil kopi sejak zaman Hindia Belanda pada abad ke-19.
Sebelumnya, Pj Bupati Jombang secara rutin menggelar acara Ngobati dengan road show dari kafe ke kafe untuk memperkenalkan kopi khas dari Wonosalam.
Di kawasan lereng Gunung Anjasmoro, berbagai varietas kopi seperti ekselsa Wonosalam dengan citarasa fruity, tasty, floraly, chocolaty, dan creamy, serta jenis Arabica, Robusta, dan Liberica, tumbuh subur dan berkembang dengan baik.
Pada penutupan acara Ngobati kali ini, diselenggarakan pula pembagian kopi gratis sebanyak 1.000 cup, bazar UMKM, pengundian hadiah untuk nasabah Bank Jombang dalam program Simarmas Jumbo ke-7 dengan hadiah utama berupa satu unit motor Scoopy dan satu unit motor Vario, serta hadiah menarik lainnya.
Menurut Pj Bupati Jombang Sugiat, program Ngobati merupakan salah satu inisiatif utama Pemkab Jombang untuk mendukung dan memperkenalkan produk lokal, terutama kopi Wonosalam.
“Ide ini bermula dari pengamatan saya pribadi saat berjalan-jalan di Jombang dan melihat banyaknya kafe serta antusiasme pengunjung. Saya berinisiatif untuk memperkenalkan kopi Wonosalam di kafe-kafe,” ujar Sugiat Pj Bupati Jombang dalam acara Ngobati beberapa waktu lalu.
Sugiat menambahkan, pertumbuhan kafe di Jombang harus dimanfaatkan untuk mempromosikan dan mengenalkan produk lokal seperti kopi Wonosalam.
“Kami terus berupaya untuk melestarikan, mengembangkan, dan memajukan produk-produk dari Jombang, dengan tujuan untuk kemakmuran masyarakat,” tambahnya.
Acara ‘Ngobati’ (Ngopi Bareng Bupati) yang menjadi salah satu program andalan dari Penjabat (Pj) Bupati Jombang Sugiat akan ditutup di Halaman Bank Jombang Tower pada Sabtu (29/6/2024) hari ini .(Jit)













