Sistem Keamanan Perbankan di BSI Jombang Perlu Dipertanyakan Termasuk Etika Pelayanan Pada Nasabah Cenderung Tidak Manusiawi

Jombang Lacakjejak.id  – Seorang nasabah BSI KC Jombang berinisial EM (55), warga Desa Kepatihan, Kecamatan Jombang, mengaku terkejut saat menerima notifikasi melalui aplikasi mobile banking (m-banking) yang menunjukkan adanya transaksi keluar senilai Rp1.171.000 tanpa persetujuannya

Perlu dipertanyakan sistem keamanan perbankan di Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang (KC) Jombang dipersoalkan pasalnya Uang milik salah satu nasabah ini dilaporkan raib secara mendadak dari rekening melalui penarikan sepihak pada Rabu (18/3) pukul 10.09 WIB.

Nasabah BSI KC Jombang berinisial EM (55), warga Desa Kepatihan, Kecamatan Jombang, mengaku terkejut saat menerima notifikasi melalui aplikasi mobile banking (m-banking) yang menunjukkan adanya transaksi keluar senilai Rp1.171.000 tanpa persetujuan pemilik rekening.

“Saya kaget tiba-tiba dapat pesan notifikasi kalau ada yang narik uang saya,” ucap EM kepada wartawan sambil bergegas berangkat menuju kantor BSI.

Pasca menerima notifikasi tersebut, EM segera mendatangi kantor BSI KC Jombang yang berlokasi di kawasan Ruko Cempaka Mas, Jl. Soekarno-Hatta, Peterongan, untuk meminta klarifikasi.

Namun anehnya setiba di lokasi, EM hanya ditemui oleh petugas satuan keamanan (satpam) bernama Ahmad dan dilarang masuk ruangan dan hanya disuruh nunggu diluar, padahal kantor belum tutup.Sungguh tidak manusiawi mana bulan puasa lagi suruh duduk diluar padahalsaya ini nasabahnya,” Celetuk EM.

Petugas tersebut menyatakan bahwa sistem perbankan sedang mengalami gangguan (error) sejak pagi hari.

Pihak keamanan kemudian meminta bukti notifikasi, KTP, serta nomor telepon nasabah untuk ditindaklanjuti

“Dia bilangnya error, tadi saya dimintai data-data lalu akan dihubungi oleh pihak bank setelah sistem kembali normal,” ungkap EM.

Upaya konfirmasi sempat dialihkan kepada mantan Kepala BSI KC Jombang, bernama Feri. Namun, ia enggan memberikan keterangan mendalam dengan alasan sudah tidak lagi menjabat di kantor cabang tersebut dan mengarahkan nasabah ke bagian layanan pelanggan (customer service).

“Silakan ke Customer Service saja Mas, karena saat ini sedang buka terbatas,” jelas Feri.

Hingga berita ini diturunkan, hilangnya dana nasabah BSI KC Jombang tersebut masih menjadi teka-teki tanpa kejelasan mengenai siapa atau pihak mana yang melakukan penarikan.

EM mendesak adanya transparansi dan tanggung jawab penuh dari pihak bank atas hilangnya dana di rekening pribadinya itu. (Jit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *